cerdas dengan bermain
 
 
 
 
 
 
                 
   
MAINAN KAYU - MENJAHIT

MENJAHIT KURA-KURA
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan cat non toxic yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 18.000
Jumlah:
MENJAHIT KEPITING
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan cat non toxic yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 18.000
Jumlah:
SEPATU KAYU
Mainan ini dibuat agar anak dapat belajar mengikat tali sepatu sendiri dan merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 5 tahun. Dibuat menggunakan cat non toxic yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 35.000
Jumlah:
MENJAHIT JERAPAH
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan bahan yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 15.000
Jumlah:
MENJAHIT KUCING
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan bahan yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 15.000
Jumlah:
MENJAHIT SAPI
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan bahan yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 15.000
Jumlah:
MENJAHIT BAJU
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan cat non toxic yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 20.000
Jumlah:
MENJAHIT SEPATU
Mainan ini dapat merangsang motorik halus anak. Cocok untuk usia 3 - 4 tahun. Dibuat menggunakan cat non toxic yang aman untuk anak-anak. Klik di sini untuk info detail.

Harga Rp. 20.000
Jumlah:

Artikel tentang permainan MENJAHIT:


Latih Ketrampilan Menulis Anak Dengan Menjahit.

Mengenalkan permainan menjahit kepada anak memiliki banyak manfaat dan keuntungan. Dengan memberikan kebebasan kepada mereka untuk bereksplorasi dan memecahkan masalahnya menjadikan menjahit sebagai cara yang efektif untuk membantu anak mempersiapkan diri memasuki jenjang sekolah, termasuk cakap menulis. Kok bisa?

Wah, anak laki-laki kok menjahit. “Jangan salah sangka, menjahit yang dimaksud adalah salah satu mainan bagi anak-anak yang kaya manfaat,” tegas Yapina Widyawati, S.Psi. M.Psi dari Universitas Katolik Indonesia, Atma Jaya. Mengenalkan ragam mainan kepada anak-anak tidak ada batasan jenis kelamin. Baik laki-laki maupun perempuan bisa dikenalkan pada beraneka permainan.

Menurut lulusan pasca sarjana UI ini, mengajarkan menjahit untuk anak-anak bukan mendapatkan hasil jahitan yang rapi. Namun lebih pada proses anak dalam melakukan kegiatan tersebut. Prinsipnya, penilaian menjahit pada anak adalah dia mampu mengoordinasi tangan dan mata dalam memasukkan dan mengeluarkan sesuatu dari sebuah benda, sambil berpikir agar tali atau benang terjahit semua.

Dalam permainan menjahit, yang dibutuhkan adalah koordinasi visual-motorik. Konsentrasi anak dalam memasukkan tali atau benang ke lubang adalah hal yang tidak mudah. Semakin banyak lubang, konsentrasi yang dibutuhkan lebih tinggi.

Kemampuan anak menggerakkan tangan juga dibutuhkan dalam permainan menjahit ini. Kemampuan kelenturan tangan ini adalah dasar bagi anak dalam belajar menulis. Cara memegang pensil dalam menulis hampir sama dengan memegang jarum (tali) pada saat menjahit.

“Apabila anak sudah bisa memasukkan dan mengeluarkan jarum (tali) dengan baik, berarti koordinasi antara mata dan tangan sudah bagus. Dalam menulis, koordinasi antara mata dan tangan juga harus baik,” urai Mbak Ina, demikian para mahasiswa Psikologi Atma Jaya memanggilnya.

Permainan menjahit merupakan salah satu kegiatan kreativitas untuk anak dengan menggunakan tangan dan berfungsi untuk melatih ketrampilan motorik halus anak. Menurut Yapina, mainan ini bisa diperkenalkan kepada anak ketika usianya sudah di atas dua tahun. Karena kemampuan motorik halus anak sudah berkembang baik.

Manfaat menjahit lainnya adalah untuk meningkatkan konsentrasi anak dan kemampuan logika. Menjahit juga mampu mengajarkan anak untuk memecahkan masalah, berpikir kreatif, sabar dan memupuk semangat untuk terus berjuang sampai mampu melakukannya dengan baik. “ Dalam permainan ini, bisa juga disisipkan pelajaran matematika kepada anak. Misalnya dengan menghitung berapa jumlah lubang,” imbuhnya.

Anak-anak menyukai kegiatan ini karena menjahit merupakan hal baru bagi mereka. Secara psikologis ada aliran kepuasan tersendiri setelah berhasil memasukkan benang ke dalam lubang dan menghabiskan sisa benang yang ada ke semua lubang yang masih kosong. (dikutip dari tabloid MOM & KIDDIE, edisi 19 Th II (5 – 18 Mei 2008).